tubuh kita musim pancaroba

 


"....and you must never trade honesty for relatability."
–to all young poets, Rupi Kaur


(BAGIAN KESATU)


kita, hilang

kita kehilangan diri kita
berkali-kali. dan susah payah 
untuk menemukannya kembali.

ketika kita sadari sering memungutnya
dari telepon genggam; status whatsapp
teman, tiktok, tentu juga instagram.

oh, jangan terkecoh, sayang.
dunia tidak sepenuhnya murni.

belajarlah mewarnai dan menggambar
dirimu sendiri—atau bisakah kau antusias
bila dicerca pertanyaan seperti, bagaimana
kau akan menghias dirimu di kanvas?

sedangkan masing-masing dari kita
masih sering memakai tubuh milik
orang lain. kehidupan orang lain.

2024
______________________


puisi ini dermaga

1/
tubuhku pantai, deburnya
yang menyisakan gema semata
dan musik diri kita yang menyimak

sia-sia. di dalamnya kita tahu,
negeri jauh yang penuh lupa.

2/
puisi ini dermaga
dan kau kapal karam
entah di dasar mana.

2024
______________________


cara kerja ingatan

malam selalu pandai 
memanggil nama masa kecil
kita dan membiarkannya 
merengek meminta kata-kata.

di dalam sunyi, semua rahasia
selalu memiliki bunyi. tempat
menancapkan kesedihan dan
kegembiraan. juga kegelisahan.

lihatlah cara kerja ingatan
dan hal-hal yang sering manja
meminta untuk dikembalikan.

di tengah-tengah kegelapan ini,
kita seringkali terjatuh dan sepasang
lengan yang memang tidak diperkenan-
kan untuk belajar menjadi sepasang sayap.

lihatlah cara kerja ingatan
dan hal-hal yang sering manja
meminta untuk dikembalikan.

mengapa kata selamat tinggal
justru membuat kita ingin memungut
semuanya dan memasukkannya
begitu saja ke kepala kita.

sebuah fakta: kita tidak pernah
tahu bagaimana cara memaafkan
sebuah kehilangan. fakta lainnya adalah
tentang cara merelakan.

2024
_____________________________________________________________


(BAGIAN KEDUA)


merengkuh
untuk f dan r

dua tubuh kemudian saling
merengkuh. keesokan paginya
dan seterusnya. buku-buku
menjadi tempat tidur dan jendela.

segala antara kekasih adalah liburan
di akhir pekan yang menyenangkan,
meski terkadang mendung dan kita
harus pandai-pandai menyiasati.

puisi mengambil bagiannya;
katanya, cinta akan selalu cukup
untuk membangun dan mengawali apa
pun—sebab dia senang menjadi dasar.

cinta tidak pernah mengerdilkan diri
melainkan orang-orang yang senang
menyempitkan maknanya.

kita tidak harus pandai memilih mana
yang lebih memukau antara laut dan
debur ombak atau langit penuh kapas
awan. merawat pohon harapan dan doa-

doa jauh lebih penting dan menjaganya
agar tetap menyala, sembari menyelami
seluk-beluk dunia. dua tubuh kemudian
saling merengkuh, menatap semesta

yang sudah membentangkan
peristiwa-peristiwa dan semua hal
yang patut dijadikan pembelajaran.
selama-lamanya. sampai selesai.

2024
______________________


menyaksikan diri kita

aku senang memperhatikan caramu
tertidur di kendaraan dan bersikeras
memohon kenyamanan, pantai tempat
kakimu bersembunyi, tanganmu lemah
lembut mencari pegangannya, mimpi-
mimpi yang berjabat tangan pada tidur
pulas dan mengelus detak jantungku.

tentu kebanyakan sore suasana hati
tempat kepala yang lebih sering berbicara
ketimbang mulut. hening seperti janji-janji
yang masih ingin dirangkai di kepala, musimnya
tubuh kita—gerah dan lembap, juga cinta yang
gagal menyelamatkan diri sebab masih
takut dan ciut bila menemui patah hati.

apakah kau ingat di mana waktu
malam terasa singkat di kursi yang sedang
diduduki itu dan menyadari bahwa cinta
sedang mengikat kaki-kaki kita?

aku ingin menikmati lebih panjang aroma
jalanan ini. aromamu terutama. meja—secangkir
kopi dan juga lemon tea. melihat burung-burung
bermigrasi entah ke mana. dan berpikir apakah
tempat ini tempat kita mengasingkan diri atau
menyayangi diri sendiri dari hantu-hantu di
kepala kita yang susah sekali untuk pergi.

*

kita bersepakat untuk menandai dan
memberi nama hantu-hantu itu. sekadar
untuk mencaci atau melemparkan kata-kata
kotor agar mereka tidak lagi memiliki nyali?

malam ini biarkan cinta—meski terus mencari
makna—menari kegirangan. jangan takut.
jangan takut. beberapa kenyataan memang
terkadang binatang buas dan barangkali

bersembunyi sejenak adalah
pilihan paling indah?

aku tahu. aku tahu. tanganmu
adalah obat untuk membebat. juga
keramahan tempat rengekan tertidur pulas.
ya, aku ingin menikmati lebih panjang aroma
jalanan ini. aromamu terutama.

2024
_____________________________________________________________

Komentar

  1. Karakter tidak pernah bisa hilang, Mas. Aku selalu jatuh cinta dengan susunan kata milikmu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah, gimana juga aku bisa melupakan puisi-puisi penyair yang jauh ini.🍀

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer