Bahasa Sunyi
Kita sedang di musim apa?
Tapi tak perlu kau menelaahnyaSatu persatu; tak perlu juga
Kau tanya lagi darimana muasalnya
Namun meski begitu
Kasih sayang sudah tumbuh dengan semestinya
Meski kalimat itu tak sampai
Rasa yang lugu pun sudah bermuara di dasarnya
Bahasa dan aksaranya sunyi
Kau tak harus memahaminya
Tanpa kau semai sekalipun
Mereka tetap bermekaran
Namun meski begitu
Kasih sayang sudah rapat dengan huruf-hurufnya
Meski jeda ada di sela-sela
Harap yang luas tak pernah letih menelusurinya
Kita tengah mengawasi siapa?
Takut pada apa?
Ketika nafas kuhembuskan
Rupanya aku takut kau hilang dari tubuh
Namun meski begitu
Kasih sayang tak pernah lepas dari semesta
Meski kalimat itu asing
Ketulusan yang lapang pun terselip juga di suaranya
Tak usah kau risaukan lagi
Apa maknanya, bagaimana serunya
Tanda tanya yang melesap
Sekedar mencari jawabannya
Namun meski hanya seujung kata
Kasih sayang tak letih-letihnya turut berdoa.



Komentar
Posting Komentar